Pentingnya Kejujuran

Dusta berpotensi membawa pelakunya untuk berbuat jahat. Seorang pencuri, ketika ia mencuri pada dasarnya ia sedang tidak jujur kepada dirinya sendiri, karena barang yang ia ambil bukan miliknya. Orang yang dengan sengaja meninggalkan shalat, zakat, dan berbagai syariat lainnya, pada dasarnya orang itu sedang tidak jujur pada dirinya sendiri....

Pada awal kerasulannya, Muhammad SAW pernah bertanya kepada kaum Quraisy, "Bagaimana pendapatmu sekalian kalau kukatakan bahwa pada permukaan bukit ini ada pasukan berkuda? Percayakah kalian?"

Jawab mereka, "Ya, engkau tidak pernah disangsikan. Belum pernah kami melihat kau berdusta.".

Jawaban orang Quraisy itu disampaikan secara spontan karena yang bertanya adalah Muhammad bin Abdullah. Sosok yang selama ini mereka gelari dengan Al Amin, orang yang dipercaya.

Ada fenomena menarik dari penganugerahan gelar Al-Amin ini. Pertama, gelar Al-Amin lahir dari mulut orang-orang Quraisy. Padahal, sejarah mencatat bahwa peradaban Quraisy saat itu dan jazirah Arab umumnya berada di tengah peradaban Jahiliyyah. Sebuah peradaban yang sudah tidak bisa lagi membedakan antara yang hak dan batil, antara yang halal dan haram. Sebuah peradaban yang sudah sangat rusak dan bobrok. 

AKHWAT GENIT, apaan tuh??

Akhwat adlh sbutan akrab utk para wanita muslim.
Akhwat scara bhasa arab artinya saudara perempuan .Namun sdh maklum (dketahui) bhwa saudara yg d mksud saudara dsini adlh saudara seiman sama"muslim.hal ini bkn tdk berdasar,krn nabi SAW bersabda seorang muslim itu saudara bagi muslim yg lain (H.R Muslim.no 2564).
Namun memang sbagian org menggunakan istilah akhwat utk yg lbh sempit. Ada yg menggunakan istilah akhwat khusus utk para muslimah yg aktifis dakwah, berarti yg bkn aktifis bkn akhwat.
 
Ada yg lbh parah lg. Istilah Akhwat hanya d peruntukan bagi muslimah yg satu aliran atw gerakan. Yg beda aliran dan beda gerakan bkn Akhwat.
Tentu kita lbh stuju makna yg umum. Bhwa setiap muslimah yg mentauhidkan Allah. Adlh Akhwat. Namun yg lbh d knl byk org ,Akhwat adlh para muslimah aktifis dakwah yg berjilbab. Dan makna ini yg kita pakai d dlm tulisan saya ini.

Tiga Utusan Malaikat Izrail (maut) sebelum Mencabut Nyawa.

Dikisahkan bahwa malaikat maut (Izrail) bersahabat dengan Nabi Ya'kub AS. 

Suatu ketika Nabi Ya'kub berkata kepada malaikat maut. "Aku menginginkan sesuatu yang harus kamu penuhi sebagai tanda persaudaraan kita.""Apakah itu?" tanya malaikat maut. "Jika ajalku telah dekat, beri tahu aku." Malaikat maut berkata, "Baik aku akan memenuhi permintaanmu, aku tidak hanya akan mengirim satu utusanku, namun aku akan mengirim dua atau tiga utusanku." Setelah mereka bersepakat, mereka kemudian berpisah.

Setelah beberapa lama, malaikat maut kembali menemui Nabi Ya'kub. Kemudian, Nabi Ya'kub bertanya, "Wahai sahabatku, apakah engkau datang untuk berziarah atau untuk mencabut nyawaku?"

"Aku datang untuk mencabut nyawamu." Jawab malaikat maut. "Lalu, mana ketiga utusanmu?" tanya Nabi Ya'kub. "Sudah kukirim." Jawab malaikat, "Putihnya rambutmu setelah hitamnya, lemahnya tubuhmu setelah kekarnya, dan bungkuknya badanmu setelah tegapnya. Wahai Ya'kub, itulah utusanku untuk setiap bani Adam."

Kisah tersebut mengingatkan tentang tiga tanda kematian yang akan selalu menemui kita, yaitu memutihnya rambut; melemahnya fisik, dan bungkuknya badan. Jika ketiga atau salah satunya sudah ada pada diri kita, itu berarti malaikat maut telah mengirimkan utusannya. Karena itu, setiap Muslim hendaknya senantiasa mempersiapkan diri untuk menghadapi utusan tersebut.

 
Copyright © Historia Vitae Magistra. Design by Templateezy